Tampilkan postingan dengan label orgasme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orgasme. Tampilkan semua postingan

Beberapa kekhawatiran pria tentang kegiatan seksual

Diposting oleh Unknown on Jumat, 09 November 2012


Ternyata bukan cuma perempuan yang takut berurusan soal kegiatan seksual. Meskipun laki-laki aktif secara seksual dibandingkan perempuan, mereka juga terkadang menemukan kekhawatiran tentang kegiatan yang menyebabkan hubungan seksual menjadi lesu.

Ketakutan itu berkaitan dengan kinerja seksual, posisi bercinta, periode ejakulasi, orgasme, dan tindakan liar di tempat tidur yang laki-laki pikir bisa membubuh gairah pasangannya. Dengan ketakutan yang berjalan melalui pikiran mereka, laki-laki tak hanya gagal memuaskan pasangannya tapi juga tidak dapat menikmati tindakan seksual itu sendiri.

"Pria selalu berhubungan seks dengan ego. Oleh karena itu mereka tidak pernah ingin gagal menjalankannya. Hal itu pun memicu ketakutan dan kecemasan kinerja seksual. Apalagi bila sang perempuan tidak memiliki kesababaran untuk dipuaskan hasratnya," jelas seksolog Deepak Arora.

Nah, berikut ini beberapa ketakutan dan kekhawatiran laki-laki setiap kali ingin berhubungan seksual:

1. Merasa pasangan tidak puas
Mereka takut meninggalkan pasangan perempuannya tidak puas karena ukuran organ intimnya. Takut merasa tidak sempurna sebagai pasangan seksual.

2. Ejakulasi dini
Berhubungan seksual terkait dengan urusan memberi dan menerima kenikmatan. Laki-laki pun berupaya melakukan segalanya untuk memuaskan pasangannya. Tetapi bila ejakulasi dini terjadi akhirnya bisa merusak hubungan seksual itu.

3. Pasangan tidak bisa hamil
Padahal sesi bercinta tidak harus selalu berbuah pada kehamilan pasangannya. Jika pasangannya tidak segera hamil, laki-laki cenderung ketakutan mengalami kemandulan.

4. Kurang memahami pasangannya
Laki-laki serung berulang kali memanjakan pasangannya dengan membawa unsur porno ke dalam kehidupan seksual. Dan banyak yang menyangka bila si perempuan tidak merespon secara positif, mereka merasa gagal.

5. Masturbasi
Masturbasi tidak membahayakan tetapi rasa bersalahnya dari itu lebih berbahaya karena kurangnya pendidikan seksual. Setiap laki-laki yang sehat masturbasi berkali-kali dalam hidupnya dalam berbagai tahap dan usia. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
More about → Beberapa kekhawatiran pria tentang kegiatan seksual

Inilah Penyebab Orgasme Tidak Mencapai Klimaks

Diposting oleh Unknown on Minggu, 10 Juni 2012

Salah satu hal yang menjadi tolak ukur kepuasan dalam berhubungan seks adalah bisa mencapai orgasme, tapi sayangnya beberapa orang tidak bisa mencapai hal itu. Ini dia hal-hal yang bisa menghambat seseorang mencapai orgasme.

Orgasme adalah kemampuan tubuh untuk menerima dan merespons kesenangan yang prosesnya berlangsung secara alami serta sederhana. Umumnya perempuan bisa mencapai orgasme lebih banyak ketimbang laki-laki.

Meski begitu untuk bisa mencapai orgasme ini diperlukan pikiran yang tenang dan bebas dari gangguan. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa menghambat seseorang mencapai orgasme, seperti dikutip dari Health.com, Kamis 17 Mei 2012 yaitu:

1. Merasa tidak nyaman
Terapis seks Gloria Brame G, PhD menuturkan sekali seseorang merasa ketidaknyamanan di dalam pikirannya maka gairah seks akan mulai memudar, kondisi ini membuat seseorang kehilangan momentum untuk bisa mencapai klimaks.

2. Mencoba terlalu keras untuk mencapai orgasme
Semakin keras seseorang mencoba agar bisa mencapai orgasme maka akan sulit untuk mendapatkan klimaksnya. Ini adalah salah satu bentuk kecemasan yang biasanya tidak disadari oleh banyak orang. Untuk itu cobalah sedikit lebih tenang dan memikirkan bahwa ini adalah hal yang mudah.

3. Terlalu fokus mencapai orgasme
Tujuan yang kuat untuk mencapai orgasme akan membuat orang berusaha keras yang justru malah tidak menghasilkan apa-apa. Sebaiknya berusaha menikmati kesenangan tanpa berfokus pada orgasme, sehingga tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks yang dapat memudahkan orang mencapai orgasme.

4. Otak terlalu sibuk dan panik
Jika saat melakukan hubungan seks seseorang terlalu sibuk memikirkan banyak hal maka orgasme akan sulit dicapai. Hal ini karena dibutuhkan konsentrasi penuh dari otak serta pikiran yang bebas dari segala gangguan.

5. Benci atau ada masalah dengan pasangan
Kebencian akan menggeser perhatian Anda dari sensasi menyenangkan sehingga membuat orang sulit mengalami orgasme. Jika memang ada masalah, cobalah untuk menyelesaikannya terlebih dahulu. Bicaralah untuk membangun keintiman sehingga lebih mudah menerima koneksi seksual.
More about → Inilah Penyebab Orgasme Tidak Mencapai Klimaks

Penelitian Menarik tentang Orgasme

Diposting oleh Unknown

MENGETAHUI secara tepat bagaimana otak dan tubuh bekerja sama untuk mengantarkan seseorang mencapai orgasme tentu akan membuat puncak kenikmatan seksual itu menjadi lebih fantastis. Tahukan Anda bahwa rahasia terbesar sering kali terletak pada bagaimana cara memicunya.

Orgasme terasa luar biasa. Kontraksi otot genital dapat meledak dalam sebuah hubungan seksual. Tapi, dalam beberapa hal prosesnya memerlukan pengaturan spesifik (alunan musik lembut, lampu diredupkan), posisi tubuh, dan teknik tertentu.

Tak heran jika bidang ini menjadi objek penelitian menarik bagi para ilmuwan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah ilmuwan mulai membuat beberapa penemuan penting tentang apa yang terjadi di dalam tubuh dan otak sebelum, selama, dan setelah orgasme.

Foreplay
Foreplay merupakan bagian penting dalam bercinta. Selama saling meraba, mencium, dan membelai, sistem saraf mulai membuat catatan dan pesan tentang rasa nikmat melalui jaringan sarat yang mengalir dari panggul sampai ke otak. Di tahap awal ini, banyak perempuan kehilangan fokus terhadap sensasi menyenangkan itu, karena tidak bisa membungkam suara-suara lain di kepalanya.

Agar pikiran tidak berkelana ke mana-mana, Ian Kerner penulis buku ‘She Come First’, menyarankan untuk menekankan pada salah satu indera Anda. Misalnya, fokus pada aroma tubuh pasangan, menikmati sensasi belaian tangannya, atau bagaimana rasa ciumannya. Debby Herbenick penulis buku ‘Because It Feels Good’, sering menyarankan untuk berfantasu.

”Kedengarannya berlawanan dengan intuisi. Namun, studi menunjukkan bahwa fantasi seksual bisa menolong perempuan menjadi dan tetap terangsang. Berpindah ke sebuah set pikiran seksual membuat Anda secara fisik lebih responsif,” ujarnya seperti dikutip situs womenshealthmag.com.

Menurut Barry Komisaruk seorang profesor psikologi di Rutgers University dan penulis ‘Orgasm Answer Guide’, ketika terangsang, saraf berkomunikasi dengan otak dan mengatakan sudah waktunya untuk meningkatkan aliran darah. Hasilnya, area genital menjadi membesar dan lembap, dan payudara membengkak dan puting susu mengeras. Tubuh pun semakin sensitif terhadap sentuhan, dan menyebabkan saraf mengirimkan pesan lagi ke otak untuk memompa lebih banyak darah. Hasilnya, lingkaran kenikmatan yang terus bertambah.

Intercourse
Langkah terpenting untuk mencapai puncak kepuasan seksual barangkali belajar memperlambat, dan memastikan tubuh cukup prima sebelum maju ke hubungan seks.

”Ketika Anda merasakan sensasi berdenyut di area genital atau tekanan kuat di dinding vagina, sudah waktunya bertransisi ke hubungan seksual. Ambil posisi yang memungkinkan kontak ke klitoris,” saran Herbenick.

Penelitian terobosan daru urolog Australia Helen O’Connell menemukan, klitoris sebenarnya memperluas jalan ke pelvis dan memainkan peranan penting dalam orgasme vaginal dan G-spot. Penelitiannya menunjukkan, setiap klimaks sebenarnya merupakan orgasme campuran yang melibatkan klitoris, G-spot, dan vagina.

Ketika mengalami orgasme, daerah otak yang disebut nukleus paraventrikular menumbahkan gelombang oksitosin ke dalam aliran darah. Sementara neurohormon ini mengalir melalui otot panggul, hal itu menyebabkan rangkaian kontraksi berirama, dalam interval setiap 0,08 detik. Jantung mulai memompa oksigen tambahan pada bagian yang berdenyut, untuk menjaganya tetap seperti itu selama total waktu 20 detik.

Kontraksi akan lebih kuat jika Anda rutin melakukan latihan Kegel. Selain itu, latihan pernapasan juga membantu meningkatkan orgasme. Jangan menahan napas selama klimaks, karena akan mengurangi sensasinya. Sebaliknya, tarik napas pendek dan cepat sampai dan selama klimaks.

”Bernapas cepat mengurangi kadar karbondioksida, dan kemungkinan besar membuat kontraksi vagina lebih intens,” kata Robert Fried profesor biopsikologi di Hunter College yang mempelajari kecemasan dan pernapasan.

Second round
Setelah orgasme, tekanan darah dan denyut nadi menjadi tenang, dan darah mulai mundur perlahan-lahan dari area genital. Dalam hal ini, perempuan memiliki keuntungan dibandingkan laki-laki karena mampu mencapai orgasme berulang.

”Darah mengalir dari penis lebih cepat, tapi bertahan lebih lama di vagina, yang menjaga perempuan tetap terangsang,” kata Herbenick. Tunggu sampai klitoris berkurang sensitivitasnya, lalu minta pasangan memberikan stimulus untuk mencapai puncak selanjutnya
More about → Penelitian Menarik tentang Orgasme

Cara Sederhana Tingkatkan Orgasme

Diposting oleh Unknown

ANDA mungkin selama ini berpikir telah mencapai kepuasan dalam berhubungan seksual dengan pasangan, tapi tahukah Anda tingkat kepuasan bisa meningkat seiring dengan usia?

Nyatanya, tingkat kepuasan dalam berhubungan seksual bisa meningkat seiring dengan bertambahnya usia disertai dengan kepercayaan diri, kesehatan, dan tentunya melalui bantuan pasangan. Beberapa perempuan bahkan ada yang merasa tak yakin apakah mereka telah mencapai orgasme. Bila Anda merasakan sangat relaks saat bercinta, itu mungkin juga orgasme. Sebaliknya, bila merasa sangat tegang, Anda akan sulit mencapai klimaks.

Kuncinya sebenarnya adalah dengan mengeksplorasi dan belajar apa yang terbaik untuk Anda, kata terapis seks Linda Alperstein Perlin. “Seksualitas adalah hal yang sangat individual,” katanya. Eksplorasi, bagi banyak orang, membutuhkan keberanian, meskipun tidak perlu membutuhkan mitra atau berkunjung ke toko seks. Atau, Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut:

a. Eksplorasi napas
Banyak perempuan yang justru menahan napas saat mendekati klimaks tanpa berpikir. Padahal bernapas dalam-dalam dapat meningkatkan orgasme. Beberapa perempuan juga mengatakan bahwa erangan bisa mengintensifkan orgasme. Jika Anda khawatir membangunkan anak-anak, bereksperimenlah dengan mengerang ke bantal. Mengerang ketika akan membantu Anda mencapai klimaks begitu juga dengan pasangan.

b. Perkuat otot vagina
Latihan bisa dilakukan saat Anda buang air kecil. Saat pipis, coba hentikan aliran urine, melepaskan, lalu berhenti lagi. Ini akan meremas otot-otot yang berkontraksi selama orgasme. Jika Anda melakukannya ketika tidak kencing, Anda mungkin menyadari bahwa Anda hanya meremas otot bokong dan perut. Tes saat pipis akan membuat Anda menyadari bagaimana menggunakan otot vagina Anda.

Namun, jangan lakukan latihan ini setiap kali buang air kecil karena Anda mungkin bisa mengalami infeksi kandung kemih karena tidak sepenuhnya mengosongkan kandung kemih
More about → Cara Sederhana Tingkatkan Orgasme

Cara Sederhana Untuk Tingkatkan Orgasme

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 02 Juni 2012

Anda mungkin selama ini berpikir telah mencapai kepuasan dalam berhubungan seksual dengan pasangan, tapi tahukah Anda tingkat kepuasan bisa meningkat seiring dengan usia?

Nyatanya, tingkat kepuasan dalam berhubungan seksual bisa meningkat seiring dengan bertambahnya usia disertai dengan kepercayaan diri, kesehatan, dan tentunya melalui bantuan pasangan. Beberapa perempuan bahkan ada yang merasa tak yakin apakah mereka telah mencapai orgasme. Bila Anda merasakan sangat relaks saat bercinta, itu mungkin juga orgasme. Sebaliknya, bila merasa sangat tegang, Anda akan sulit mencapai klimaks.

Kuncinya sebenarnya adalah dengan mengeksplorasi dan belajar apa yang terbaik untuk Anda, kata terapis seks Linda Alperstein Perlin. “Seksualitas adalah hal yang sangat individual,” katanya. Eksplorasi, bagi banyak orang, membutuhkan keberanian, meskipun tidak perlu membutuhkan mitra atau berkunjung ke toko seks. Atau, Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut:

a. Eksplorasi napas
Banyak perempuan yang justru menahan napas saat mendekati klimaks tanpa berpikir. Padahal bernapas dalam-dalam dapat meningkatkan orgasme. Beberapa perempuan juga mengatakan bahwa erangan bisa mengintensifkan orgasme. Jika Anda khawatir membangunkan anak-anak, bereksperimenlah dengan mengerang ke bantal. Mengerang ketika akan membantu Anda mencapai klimaks begitu juga dengan pasangan.

b. Perkuat otot vagina
Latihan bisa dilakukan saat Anda buang air kecil. Saat pipis, coba hentikan aliran urine, melepaskan, lalu berhenti lagi. Ini akan meremas otot-otot yang berkontraksi selama orgasme. Jika Anda melakukannya ketika tidak kencing, Anda mungkin menyadari bahwa Anda hanya meremas otot bokong dan perut. Tes saat pipis akan membuat Anda menyadari bagaimana menggunakan otot vagina Anda.

Namun, jangan lakukan latihan ini setiap kali buang air kecil karena Anda mungkin bisa mengalami infeksi kandung kemih karena tidak sepenuhnya mengosongkan kandung kemih
More about → Cara Sederhana Untuk Tingkatkan Orgasme